POTENSI WISATA ALAM KAMPUNG DOMBA
Tempat wisata ini terletak di kaki gunung karang, tepatnya beralamat di Desa Cinyurup, Kelurahan Juhut, Kecamatan Karang Tanjung, Kabupaten Pandeglang. Pada awalnya tempat ini hanya digunakan sebagai kawasan peternakan domba yang dikembangkan oleh Pemerintah Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Pandeglang. Namum melihat kondisi alam sekitar serta letak geografisnya yang menarik menjadikan kawasan kampung domba tidak hanya berfungsi sebagai tempat peternakan saja tetapi bertambah menjadi sebuah objek wisata keluarga yang dapat dijangkau oleh berbagai kalangan yang menyuguhkan panorama Pandeglang yang masih asri.
Tempat wisata ini cocok untuk referensi wisata karena selain menikmati pemandangan alam yang indah dan udara yang masih asri kita dapat melihat perkebunan sayuran, cengkeh dan kopi, serta melihat tumbuhan yang khas dari kampong domba yaitu talas beneng (sama seperti talas Bogor hanya saja ukurannya lebih besar dan berwarna kuning). Tempat ini dapat dijadikan tempat wisata edukasi terutama untuk kalangan anak-anak sekolah dasar atau usia sekolah, karena dapat memberikan pengetahuan tambahan kepada mereka. Tempat ini juga menyediakan sajian kuliner yang dapat dinikmati sembari menikmati pemandangan yang dapat memanjakan mata para pengunjung, serta menyediakan layanan homestay untuk wisatawan yang ingin menikmati pemandangan pengunungan yang dapat merefresh diri.
Mengingat Pandeglang terkenal dengan wisata alamnya baik di daerah pesisir maupun untuk daerah dataran tingginya maka kampong domba dapat menambah jumlah tempat wisata di Pandeglang. Beberapa fasilitas yang disediakan di kampong domba yakni :
1. Lahan Parkir
Fasilitas pertama yang disediakan yaitu lahan parkir untuk para pengunjung yang membawa kendaraan pribadi, pengunjung dipungut biaya parkir sebesar Rp. 2.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp. 5.000 untuk kendaraan roda empat. Biaya tersebut digunakan oleh pihak pengelola untuk keamanan kendaraan serta untuk perbaikan lahan parkir.
![]() |
| sumber : ceritaweekday.com |
![]() |
| sumber : biem.co |
2. Tempat Makan / Mini Café
![]() |
| sumber : biem.co |
Tempat makan itu pula dapat dijadikan sebagai tempat istirahat pengunjung, harga untuk makanan yang ditawarkan pun sangat terjangkau serta menyediakan makanan daerah yang dibuat oleh penduduk sekitar.
3. Musholla
Fasilitas yang pasti disedikan oleh pihak pengelola yaitu musholla sebagai tempat untuk pengunjung melakukan ibadah sholat yang dilengkapi pula dengan tempat wudhu dan toilet.
Wisata alam kampong domba ini memiliki banyak potensi di bidang pariwisata yang dapat meningkatkan kualitas taraf hidup masyarakat sekitar dan tentunya akan menambah pendapatan daerah di Pandeglang itu sendiri sehingga kedepannya akan lebih kreatif dan inovatif. Agar potensi wisata di kampong domba dapat berkembang maka perlu juga dukungan dari pemerintah setempat, dalam hal ini penerapan e-government dalam pemerintahan dapat mempermudah pencapaian targer sasaran yang telah ditetapkan. Menurut Indrajit (2002, h.11-13) pembuatan visi e-Government yang baik akan berlandaskan pada 4 prinsip, yaitu:
- Fokus pada perbaikan pelayanan pemerintah kepada masayrakat.
- Membangun lingkungan yang kompetitif.
- Memberikan penghargaan terhadap inovasi dan memberikan ruang kesempatan bagi kesalahan.
- Tekankan pada pencapaian efisiensi.
Menurut Indrajit (2006, h.30-32) jenis-jenis e-Government dibagi menjadi 3 kelas utama, yaitu:
- Publikasi, menurut Indrajit merupakan komunikasi satu melalaui internet.
- Interkasi, menurut Indrajit adanya interaksi oleh pemerintah dengan mereka yang berkepentingan.
- Transaksi, menurut Indrajit merupakan interaksi dua arah yang didalamnya terdapat transaksi yang berhubungan dengan uang dari satu pihak lainya (tidak gratis).
Menurut Al Gore dan Tony Blair dalam Indrajit (2002, h.5) manfaat dari e-Government yaitu berupa:
- Memperbaiki kinerja suatu pelayanan pemerintah kepada stakeholdernya.
- Meningkatkan transparansi, control dan akuntabillitas.
- Mengurangi biaya administrasi, relasi dan intraksi.
- Memberikan peluang untuk mendapatkan sumber-sumber penghasilan baru.
- Menciptakan suatu lingkungan masyarakat up to date.
- Memberdayakan masyarakat dan pihak-pihak lain yang ikut andil dalam pembuatan kebijakan publik secara merata dan demokratis.
Berdasarkan teori tentang e-government di atas maka pemerintah memiliki peranan yang sangat banyak dalam mengupayakan akan kemajuan pariwisata di daerah khususnya di Pandeglang. Promosi yang dilakukan pemerintah saat ini cukup signifikan kegiatan promosi dilakukan oleh Pemerintah Pandeglang maupun para komunitas-komunitas. Potensi yang besar ini pula memerlukan dukungan penuh dari pemerintah baik dalam hal perizinan, pembangunan infrastruktur pendukung, serta fasilitas-fasilitas lain yang dapat menunjang kemajuan di tempat wisata tersebut seperti tower listrik atau sinyal, sistem manajemen yang diterapkan di kampong domba masih menerapkan sistem manual sehingga perlu adanya pendidikan dan pelatihan untuk pengelola agar dapat menjadikan wisata alam yang modern namum ramah lingkungan. Selain dari pemerintah pengelola juga harus gencar menjalin kerjasama dengan pihak-pihak swasta untuk memaksimalkan kegiatan di tempat wisata seperti misalnya menjalin kerjasama dengan salah satu provider penyelenggara internet. Peluang untuk menjadikan kampong domba sebagai destinasi wisata alam di Pandeglang sangat tinggi seperti misalnya wisata alam di Maribaya, Bandung asalkan dapat dikelola dengan maksimal dan baik.
DAFTAR PUSTAKA
Raharwindy Kharisma Sudrajat, Endah Setyowati, Sukanto. Efektivitas Penyelenggaraan E-Government Pada Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Kota Malang. Malang: Jurnal Administrasi Publik (JAP), Vol. 3, No. 12, Hal. 2145 - 2151
http://www.bantenwisata.com/2016/12/kampung-domba.html
http://www.ceritaweekend.com/2017/01/kampung-domba-pandeglang-tempat-wisata.html
http://disbudpar.pandeglangkab.go.id/obwisa-90.html
http://distanak.pandeglangkab.go.id/kampung-domba/
http://www.biem.co/read/2017/01/03/2043/ini-keistimewaan-tempat-wisata-kampung-domba-kuy-mampir
http://balitnak.litbang.pertanian.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=54:terpadu&catid=65:mjlh



Komentar
Posting Komentar